IPNU dan IPPNU PK MAN 1 Tulang Bawang Barat Gelar Workshop Penulisan Puisi

TULANG BAWANG BARAT – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) PK MAN 1 Tulang Bawang Barat mengadakan workshop penulisan puisi sebagai upaya meningkatkan minat dan kreativitas para pelajar dalam dunia sastra.

Workshop ini diikuti oleh puluhan siswa dari berbagai tingkat kelas, dimana mereka diajak untuk memahami teknik-teknik dasar dalam menulis puisi serta mengekspresikan ide-ide mereka melalui kata-kata indah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari di aula sekolah, dengan menghadirkan narasumber dari KKN ISBI BANDUNG dan Seniman Lesbumi Tubaba yang berpengalaman. Mereka memberikan pandangan mendalam mengenai keindahan puisi serta bagaimana menggambarkan perasaan dan pemikiran dalam bentuk sastra yang estetis.

Ketua IPNU PK MAN 1 Tulang Bawang Barat, Dava mengungkapkan tujuan dari workshop ini adalah untuk memberikan wadah bagi para pelajar dalam mengembangkan bakat dan minat dalam menulis puisi. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat belajar dan berkreasi dalam menghasilkan karya-karya puisi yang memikat dan bermakna,” ujarnya.

Peserta workshop antusias mengikuti berbagai sesi diskusi dan praktik menulis. Mereka belajar mengenai unsur-unsur puisi, seperti rima, irama, dan gaya bahasa, serta diberikan peluang untuk menulis puisi berdasarkan tema-tema yang diangkat dalam diskusi.

Ketua IPPNU PK MAN 1 Tulang Bawang Barat, Diva.. berharap bahwa kegiatan seperti ini akan menjadi langkah awal untuk lebih mendekatkan pelajar pada dunia sastra, serta membantu mereka menemukan ekspresi diri melalui kata-kata. Diharapkan pula bahwa hasil dari workshop ini dapat diapresiasi oleh lebih banyak orang melalui berbagai ajang kompetisi atau pertunjukan sastra di masa depan.

“Dengan semakin banyaknya pelajar yang tertarik pada sastra melalui workshop ini, IPNU dan IPPNU PK MAN 1 Tulang Bawang Barat berencana untuk melanjutkan kegiatan serupa pada kesempatan yang akan datang, sehingga semakin banyak generasi muda yang dapat mengeksplorasi dan mengembangkan bakat sastra mereka.” Pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *