Ranting NU Sumber Rejeki adakan musyawarah, semoga mendapat berkah

Pimpinan Ranting (PR) Nahdlatul Ulama (NU) Tiyuh Sumber Rejeki Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat melaksanakan rapat musyawarah persiapan pengajian rutinan Triwulan MWC NU Kecamatan Gunung Agung di masjid Al-Ihklas pada sabtu 12 agustus 2023.

Hadir dalam acara musyawarah tersebut jajaran pengurus ranting NU, Kepalo Tiyuh Saiful Khoiri, para imam jama’ah, ustadz dan segenap anggota Badan Otonom (Banom) yang ada di bawah ranting ini seperti Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Muslimat NU, Fatayat NU, Banser. Peserta musyawarah berembuk guna untuk pelaksanaan Triwulan NU yang rencananya akan dilaksanakan bulan oktober mendatang.

Musyawarah yang dipimpin oleh Janji Saputro telah membahas anggaran untuk acara pelaksanaan pengajian seperti tarup, panggung, soundsystem konsumsi dansebagainya. Sedangkan anggaran pelaksanaan tersebut didapat dari kas ranting (kegiatan koin NU), kas muslimat, dan donatur warga nahdliyin.

Ketua Ranting NU Sumber Rejeki Ustadz Dwi Santoso dalam sambutanya menyampaikan ” dengan bergilirnya pengajian rutinan Triwulan di ranting Sumber Rejeki, sudah barang tentu ini menjadi moment untuk kita membuktikan khidmat kita pada NU, segala sesuatunya menjadi tanggungjawab kita sebagai keluarga besar NU yang ada di Sumber Rejeki, ingat dawuh simbah Kyai Hasyim Asy’ari, barang siapa yang ngurusi NU, dianggap menjadi santri beliau dan nantinya dido’akan matinya husnul khotimah beserta anak cucunya, maka dari itu marilah kita bersama-sama menjadi penyelenggara acara pengajian triwulan NU ini dengan semangat ikhlas dan bertanggungjawab, ” ungkapnya.

Ucapan terimakasih disampaikan oleh Ketua MWC NU Gunung Agung ustadz Widiyanto via telepon “terimakasih kepada jajaran pengurus, kepalo tiyuh, sesepuh dan semua warga nahdliyin tiyuh Sumber Rejeki, yang menyambut baik dan bersedia melaksanakan salah satu program kerja MWCNU Gunung Agung, semoga kita semua diakui menjadi santri simbah Kyai Hasyim Asy’ari dan mari niati diri kita dalam ikut NU itu untuk memperbaiki diri melalui NU dengan cara mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada dalam NU seperti pengajian, istighotsah, mujahadah, shalawat, tahlil, dan kegiatan-kegiatan lainnya,” tuturnya.(rep. mwcnu gunung agung).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *