tsakuran jamak taksir

Jamak tasir adalah salah satu bab yang terdapat pada kitab alfiah ibnu malik, secara Bahasa jamak taksir terdiri dari dua suku kata yaitu jamak yang berarti “banyak” dan taksir berarti “pecah”. Jadi pengertian jamak taksir secara Bahasa adalah kata yang pecah sehingga menjadi banyak, artinya kata dalam Bahasa arab yang pecah bentuk katanya sehingga memiliki makna banyak.

Dalam budaya pondok pesantern salaf, santri yang sedang mempelajari kitab alfiah ibnu malik dan sampai pada bab jamak taksir, di saankan oleh kiyainya untuk melakukan tsakuran. Lantas mengapa Ketika sampai bab tersebut santri di sarankan untuk mengadakan tsakuran ?. menurut para kiyai sepuh terdahulu jamak itu juga bisa berarti kumpul taksir itu pecah, atau bisa dia artikan pecahya suatu yang kita kumpulkan selama ini semisal yang mana santri ini sangat semangat belajar di pesanteren ternyata mendapat cobaan yang memaksa santri itu di minta untuk pulang, ada juga yang awalnya focus dan semangat belajar tiba-tiba semangatnya melemah karna suatu hal, mengapa kok sering terjadi cerita-cerita eperti itu ?, kitab alfiah ibnu malik dalah suatu kitab karya ulamak besar yaitu imam ibnu malik, melihat Sejarah-sejarah ke aliman beliau sungguh luar biasa, bahkan beberapa versi juga menyebut imam ibnu malik adalah waliyullah. lantas cara kita untuk mendapatkan barokah dan ridho beliau salah satu caranya yaitu mempelajari kitab-kitab peninggalan beliau. Melihat dari background imam ibnu malik yang sangat luar biasa tetntunya akan banyak cobaan dan ujian dalam proses pembelajaran karna mengingat bukan hanya ilmu yang sangat luar biasa dari kitab alfiahnya juga terdapat barokah yang teramat besar dari pengarangnya yaitu imam ibnu malik.

Dan malam ini 15 agustus 2022 di selenggarakan tsakuran jamak taksir di pondok pesantren darul ulum tityuh mekar sari jaya kecamatan lambu kibang yang di asuh oleh ky. Fuad Hasyim. Dalam tsakuran ini bukan hanya santri dan wali santri namun banyak pula kiyai-kiya dan tokoh yang di undang dalam acara tersebut, hal ini semata untuk mengharapkan doa untuk kelancaran santri yang sedan menempuh Pendidikan khususnya santri yang sedang mempelajari kitab alfiah ibnu malik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *